Mengapa bisnis harus direncanakan? | Scope Business Plan
Business Plan atau Perencanaan Bisnis merupakan pernyataan formal yang berisi tujuan berdirinya sebuah bisnis, alasan mengapa pendiri bisnis tersebut yakin tujuan tersebut bisa dicapai dan juga strategi atau rencana apa yang akan dijalankan guna mencapai tujuan tersebut. Rencana bisnis juga bisa mengandung informasi mengenai latar belakang organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan itu.
Ketika Anda serius untuk membuka bisnis, Anda diwajibkan untuk membuat
perencanaan-perencanaan terlebih dahulu agar tujuan bisnis Anda bisa
tercapai. Perencanaan bisnis juga berguna untuk membantu Anda dan tim
tetap fokus.
Business Plan atau diartikan juga dengan rencana bisnis merupakan peta perjalanan bisnis anda yang mana akan memberikan arahan sehingga masa depan bisnis dapat terencana dan membantu anda menghindari rintangan di jalan. Anda memerlukan waktu lebih untuk membuat business plan, sehingga business plan anda dapat menyeluruh, akurat, dan menjaganya agar tetap terkini. Rencana bisnis anda harus sesuai dengan pedoman secara umum terkait bentuk dan konten.
Apa itu Bisnis ?
- Bisnis adalah kegiatan/usaha untuk memenuhi kebutuhan/keinginan manusia, organisasi atau masyarakat luas (Gitosudarmo,1996)
- Bisnis merupakan usaha penyediaan produk dan jasa berkualitas bagi pemuasan kebutuhan customers untuk memperoleh return (pengembalian) jangka panjang memadai bagi kemampuan bertahan dan berkembang bisnis tersebut (Mulyadi, 1997)
Bisnis : bisa profit motive atau non profit motive (nir laba)
Mengapa bisnis harus direncanakan ?
- Banyak organisasi bisnis yang mengidap penyakit myopia (rabun jauh karena berorientasi pada kegiatan rutin sehingga mengalami stagnasi bahkan kemunduran)
- Planning : "Doing things today to make us better tumorrow. Because the future belongs to those who make the hard decision today"(Eaton Corporation)
PERENCANAAN : Proses berfikir dan pengambilan keputusan tidak sekedar menulis rencana
Business Plan : Arti & Tujuan
Business plan merupakan suatu rencana yang bersifat operasional untuk menjabarkan rencana strategis yang sudah disusun oleh suatu organisasi (Freddy Rangkuti). Biasanya bisnis plan memiliki jangka waktu 1-3 tahun.
Tujuan business plan :
- Agar kegiatan bisnis yang sedang dan akan dilakukan berjalan pada jalur yang benar sesuai dengan yang direncanakan.
- Memberikan pedoman untuk mempertajam rencana-rencana yang diharapkan.
- Alat untuk mencari dana dari pihak ketiga (bank, lembaga keuangan, investor dll).
Hal-hal yang hrs dipertimbangkan dalam penyusunan Business Plan
- Mengacu pada Visi, misi, rencana strategis yang telah ditetapkan.
- Memperhatikan potensi yang dimiliki organisasi (hindari emotional factor untuk menghindari harapan yang terlalu berlebihan).
- Menggunakan alasan/asumsi yang digunakan dalam perhitungan pembuatan rencana.
Prinsip business plan :
- Perencanaan usaha harus dapat diterima oleh semua pihak
- Perencanaan usaha harus fleksibel dan realistis
- Perencanaan usaha harus mencakup seluruh aspek kegiatan usaha
- Perencanaan usaha harus merumuskan cara-cara kerja usaha yang efektif dan efisien
Kegiatan business plan
- Mempelajari dan meramalkan masa depan usaha
- Menentukan sasaran beserta fasilitas yang diperlukan dalam usaha
- Membuat program kerja dan perhitungan usaha
- Menentukan prosedur kerja di dalam usaha
- Menentukan rencana anggaran usaha
- Membuat kebijaksanaan usaha
Scope business plan
Ada 5 hal penting yang harus ada dalam business plan yaitu:
Ada 5 hal penting yang harus ada dalam business plan yaitu:
- Penjelasan tentang bisnis dan produk/jasa
- Apakah bisnis yang kita geluti dan bisnis apa yang seharusnya kita jalankan?
- Jenis jasa yang dihasilkan dan spesifikasinya
- Penjelasan mengapa bisnis kita menguntungkan dan bagaimana peluangnya di masa y.a.d.
- Hubungan dengan pemasok, perbankan dll
- Keunggulan jasa yang dihasilkan dari kacamata konsumen (ingat : sukses bisnis tergantung pada kepuasan dan loyalitas konsumen)
- Kondisi Pasar dan Rencana Pemasaran
- Siapa pasar/konsumen kita? (segmentasi, targeting, positioning).
- Bagaimana pertumbuhannya dan apakah pasar akan diperluas?
- Market share dan pertumbuhannya.
- Kondisi dan tingkat persaingan (siapa saja pesainganya, seberapa kuat pesaing kita, harga dan strategi pemasarannya)
- Keunggulan kompetitif yang kita miliki
- Strategi pemasaran yang akan dilakukan (kebijakan harga, mutu pelayanan, citra dll
- Rencana Manajemen dan SDM
- Struktur organisasi
- Jumlah dan kualifikasi manajer dan SDM
- Target yang akan dicapai dan strategi manajemen untuk mengelola bisnis (budaya kerja, pengembangan SDM, sistem kompensasi dll)
- Rencana Operasional
- Sistem pelayanan yang akan dikembangkan
- Shift pelayanan yang akan dilakukan
- Bahan/alat apa saja yang diperlukan dan bagaimana cara pemenuhannya
- Kondisi Keuangan & Rencana Keuangan
- Bagaimana kondisi keuangan saat ini?
- Berapa kebutuhan dana yang diperlukan untuk kegiatan operasional dan pengembangan?
- Apakah membutuhkan pinjaman? Apakah layak secara ekonomis? Bagaimana perhitungannya?
- Seperti apa gambaran anggarannya? Proyeksi cashflow, neraca, rugi laba, BEP dll.
- Sistem akuntansi yang digunakan
- Cara pengendalian biaya
Format dan Isi Business Plan
- Lembar judul/sampul luar
- Ringkasan eksekutif
- Daftar isi
- Latar belakang sejarah (masalah)
- Produk/jasa yang dihasilkan
- Kondisi Pasar dan strategi pemasaran
- Kondisi dan Rencana manajemen dan SDM
- Kondisi Operasional dan Rencana operasional
- Kondisi Keuangan dan rencana keuangan
- Ringkasan informasi keuangan dan lampiran
Demikian artikel dari kami tentang business plan. Terimakasih karena telah berkunjung ke website kami, dan semoga bermanfaat bagi para pembaca.

No comments:
Post a Comment