IDE BISNIS: Usaha Baju Impor Bekas
Bagi sebagian orang, barang bekas adalah benda yang sudah tidak mempunyai arti, padahal barang bekas atau seken dapat mendatangkan keuntungan yang menggiurkan.

Disadur dari buku '99 Bisnis Anak Muda' karangan Malahayati dan Hendry E Ramdhan terbitan 2015, lihat perhitungannya.
A. Peluang Bisnis
Berbelanja pakaian murah yang masih keren menjadi incaran semua orang. Bahkan, banyak artis yang tidak malu-malu berbelanja pakaian bekas impor.
B. Memulai Bisnis
Memulai bisnis dengan berbekal pengetahuan mengenai seluk-beluk bisnis ini. Beberapa bekal itu di antaranya sebagai berikut.
- Informasi mengenai kulakan pakaian bekas. Segala hal mengenai bisnis pakaian bekas ini. Anda juga bisa mendapatkan informasi dari penjual pakaian bekas yang sudah lama menekuni usaha ini.
- Jongko di tempat khusus penjualan pakaian bekas. Ongkos sewa jongko sekira Rp5.000.000 per tahun.
- Kendaraan jika Anda akan melakukan penjualan dari pintu ke pintu.
- Modal untuk membeli pakaian sekira Rp1.350.000-Rp2.450.000 per bal.
- Dibutuhkan karyawan yang menjaga jongko.
C. Hambatan
Meskipun sangat menjanjikan keuntungan yang berlipat, tetapi bukan berarti bisnis ini tanpa hambatan. Beberapa yang mungkin akan menghambat bisnis Anda ini adalah sebagai berikut.
- Sudah banyak pesaing yang menjalankan bisnis ini.
- Pengemasan yang kalah menarik dengan pesaing. Meskipun pakaian bekas, bukan berarti mengabaikan pengemasan. Disetrika lagi dan diberi pengharum mungkin bisa menjadi salah satu alternatif untuk menambah daya tawar produk Anda.
- Semakin banyaknya produk pakaian baru yang menawarkan harga miring.
- Susah mendapatkan kapling, tempat jualan, karena sudah penuh dengan pedagang lain.
D. Strategi Bisnis
Jika akan memulai bisnis ini, ikuti beberapa strategi berikut:
- Miliki jongko yang rapi dan bersih sehingga konsumen nyaman.
- Tata pakaian yang akan dijual dengan rapi.
- Cuci, setrika, dan beri pengharum. Kemudian kemas selayaknya pakaian baru.
- Pilih jenis-jenis pakaian impor yang masih layak pakai dan masih tampak bersih.
E. Analisis Bisnis
| MODAL AWAL | |||
| Peralatan: | |||
| Gantungan baju | Rp. 2.000.000 | ||
| Lemari pajang | Rp. 5.000.000 | ||
| Etalase | Rp. 1.000.000 | ||
| Jumlah | Rp. 8.000.000 | ||
Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp1.500 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp8.000.000-Rp1.500):4 = Rp1.999.625 per tahun atau sama dengan Rp166.700 per bulan.
| Perkiraan Laba per bulan | ||||
| 25 potong baju x Rp15.000 x 30 hari | Rp. 11.250.000 | |||
| Biaya-Biaya | ||||
| Penyusutan peralatan | Rp. 166.700 | |||
| Sewa tempat | Rp. 1.000.000 | |||
| Pakaian impor bekas | Rp. 5.000.000 | |||
| Promosi | Rp. 300.000 | |||
| Gaji 2 orang | Rp. 1.500.000 | |||
| Transportasi | Rp. 500.000 | |||
| Lain-lain | Rp. 300.000 | |||
| Jumlah | -Rp. 8.666.700 | |||
| Laba bersih | Rp. 2.483.300 | |||
Perkiraan modal kembali: Rp8.000.000 : Rp2.483.300 = 3,2 bulan.
Berikut tips menemukan ide bisnis :
No comments:
Post a Comment